Hindari Kemiskinan, Gambar Yesus Diganti Foto Xi Jinping

Kata pepatah Afrika,"Saat berdoa, gerakkan kakimu juga"

Hindari Kemiskinan, Gambar Yesus Diganti Foto Xi JinpingLvv2.com via South China Morning Post

Yugan, IDN Times - Kemiskinan tak mengenal agama. Penganut Islam, Kristen, Buddha, atau Hindu sekalipun bisa menjadi miskin karena beragam faktor. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa peran agama juga masih sangat besar dalam kehidupan sehari-hari, termasuk keyakinan tentang rezeki. 

Partai Komunis Tiongkok minta warga ganti gambar Yesus dengan foto Presiden Xi Jinping.

tiongkok-833911af3cd558c481d34b5057384cad.JPGLvv2.com via South China Morning Post

Meski demikian, bagi Partai Komunis Tiongkok, jalan keluar untuk kemiskinan bukan agama. Dikutip dari South China Morning Post, mereka tengah berupaya untuk "mengubah orang yang percaya pada agama menjadi percaya kepada partai".

Pemerintah meminta warga Kristen miskin di daerah bernama Poyang untuk mengganti gambar Yesus dengan foto Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Menurut mereka, ini adalah bagian dari program pengentasan kemiskinan yang sedang dijalankan pemerintah.

Poyang sendiri adalah sebuah wilayah yang terkenal dengan kemiskinannya. Dihuni oleh sebagian besar pemeluk agama Kristen, lebih dari 11 persen dari satu juta penduduk Poyang berada di bawah garis kemiskinan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Di Yugan, Partai Komunis yang mempromosikan atheisme bersaing dengan agama Kristen. Warga yang miskin sebelumnya memilih untuk memperkuat keyakinan mereka kepada Tuhan agar beban mereka berkurang. Hanya saja, pemerintah berusaha mempersuasi mereka untuk lebih percaya kepada Partai Komunis.

"Banyak rumah tangga miskin yang jatuh ke jurang kemiskinan karena penyakit di keluarga. Beberapa memilih percaya kepada Yesus untuk menyembuhkan penyakit mereka. Kami berusaha untuk berkata kepada mereka bahwa jatuh sakit itu hal fisik dan manusia yang bisa benar-benar membantu mereka adalah Partai Komunis dan Sekretaris Jenderal Xi," kata Qi Yan, ketua kongres rakyat Partai Komunis.

Baca Juga: Tiongkok Larang Orangtua Beri Nama Islam kepada Anak

Pemujaan terhadap sosok pemimpin Tiongkok dipopulerkan kembali.

antarafoto-jinping-speech-congress-china-181017-1510654592-95604-5138f91ade03d60280da74e85f090bb4.jpgANTARA FOTO/REUTERS/Jason Lee

Personality cult atau pemujaan terhadap pemimpin Partai Komunis sangat kental terjadi pada saat Mao Zedong masih berkuasa. Kini, Xi Jinping disebut-sebut berusaha untuk mencapai status yang pernah dimiliki oleh tokoh legendaris tersebut.

Kembalinya personality cult dipandang bukan hanya jadi kepentingan pribadi Xi, melainkan diperlukan untuk konsolidasi partai di level akar rumput. Jika sebelumnya, misalnya, warga memajang potret Yesus atau simbol salib, kini pemerintah ingin perhatian masyarakat tak terpecah dan fokus kepada Partai Komunis sebagai institusi yang paling bisa dipercaya.

Baca juga: Partai Komunis Bikin Kongres Terbesar, Xi Jinping Siap Nyapres Lagi

Read More
Line IDN Times
ARTIKEL REKOMENDASI