Jakarta, IDN Times - Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap DAP (40) lantaran melakukan tindak pemerkosaan serta pencabulan kepada sejumlah perempuan dengan modus menjadi dukun yang mampu mengusir makhluk halus.

1. DAP dianggap sebagai ahli jodoh

 Mengaku Ahli Jodoh, Dukun Palsu Ini Diciduk PolisiUnplash/Leon Biss

Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polda Metro Jakarta Selatan AKBP Bismo Teguh Prakoso, ada tiga perempuan yang menjadi korban, yaitu HD, SB, dan NA. DAP ditangkap pada Senin 12 Februari 2018 lalu atas laporan salah satu korban.

"DAP ini awalnya berdalih sebagai ahli pengobatan alternatif ya. Jadi setiap melakukan aksinya, terlebih dahulu DAP mengelabui korban melalui indoktrinasi. Satu-satunya jalan untuk mendapatkan jodoh di masa depan ialah dengan melakukan persetubuhan sebagai bagian dari program terapi yang ditawarkan DAP," kata Bismo di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).

Baca juga: Di Mana Kamu akan Bertemu dengan Jodohmu?

2. Menakuti korban dengan modus ditempeli makhluk halus

 Mengaku Ahli Jodoh, Dukun Palsu Ini Diciduk PolisiUnplash/Leon Biss

Cara yang digunakan DAP menipu para korban adalah dengan mengatakan kepada mereka jika sulit jodoh terjadi karena setiap korban dirasuki makhluk gaib.

Tidak hanya itu, DAP juga mengatakan bahwa penyakit tersebut akan sulit diobati apabila didiamkan terlalu lama.

“Pemerkosaan (sebagai obat) dilakukan di rumah DAP pada dinihari sekitar pukul 02.00 WIB saat anak dan istri korban tidur atau ketika tidak berada di rumah. Terdapat dua orang yang disetubuhi dan satu orang yang dicabuli,” katanya.

3. Terancam hukuman 12 tahun penjara

 

DAP diciduk oleh di kediamannya di Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Atas tindakannya, DAP yang bekerja sebagai penjual jasa sistem multi level marketing itu terancam Pasal 285 KUHP dengan hukuman kurungan paling lama 12 tahun penjara.

Baca juga: 5 Zodiak yang Cenderung Berjodoh Sama Temannya Sendiri