Setelah Karawang 25 Bocah, Kini Giliran Pedofil Tapanuli Lecehkan 30 Anak

Parah!

Setelah Karawang 25 Bocah, Kini Giliran Pedofil Tapanuli Lecehkan 30 Anak Gina Sanders/Fotolia via Deutsche Welle

Seorang pelaku pedofilia kembali ditangkap pihak berwajib pada awal Maret lalu. Kali ini di daerah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dengan tersangka berinisial SBH. Dalam keterangan kepada warga SBH mengaku telah melakukan tindakan cabul kepada 17 orang anak di bawah umur yang menjadi tetangganya. Kini, SBH menyebut angka korbannya lebih dari itu.

Kepada penyidik SBH mengaku bahwa korbannya ada 30 orang.

Dikutip dari Liputan 6, pria berusia 35 tahun tersebut berterus terang bahwa dirinya telah melecehkan 30 anak, bukan 17 seperti yang ia ungkapkan sebelumnya. Pengakuan SBS itu dituturkan langsung oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tapanuli Selatan.

Mendengar hal itu, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Jama Kita Purba pun tak bisa menyembunyikan keterkejutannya. "Selama ini kita tahu 17, ternyata pelaku bilang ada 30. Ini masih kita dalami. Pelaku masih terus diperiksa," ungkap Jama.

Baca Juga: 9 Fakta Mengerikan Tentang Komunitas Pedofil "Official Candy's Groups"

Sebelumnya, kepada warga SBH mengaku telah melecehkan 17 anak.

Penangkapan SBH tak lepas dari laporan NH, orangtua dari RAH yang merupakan salah satu korban. RAH yang masih berusia 5 tahun mengaku anusnya sakit setelah berjalan-jalan bersama SBH pada 27 Februari 2017.

Rupanya, predator seksual tersebut melakukan kejahatannya di sebuah gubuk di kawasan Batang Angkola. Mendengar cerita sang putra, NH langsung mendatangi SBH bersama Kepala Desa dan warga setempat.

SBH mengaku selain RAH, ada 16 anak di bawah umur lain yang menjadi korbannya. Warga pun langsung melaporkan SBH ke kepolisian. NH sendiri mengaku lega dengan penangkapan SBH dan berharap kepolisian akan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya.

Kasus SBH menambah panjang daftar kasus pedofilia di Indonesia.

Selain di kawasan Tapanuli Selatan, kasus pedofilia juga terjadi di Karawang, Jawa Barat. Pada awal Maret, pelaku berinisial OMA dilaporkan oleh warga Desa Curug, Karawang, yang anaknya menjadi korban.

Warga melaporkan bahwa korban ada sembilan orang yang rupanya terus bertambah. Terakhir diketahui ada 25 orang anak di bawah umur yang telah dilecehkan oleh OMA. 

Baca Juga: Saatnya Lindungi Anak & Adik Kita dari Paedofilia Jahat Pakai 7 Cara Ini

Read More

Bagaimana perasaanmu setelah membaca artikel ini?

  • Vote Senang Vote
    Senang 13%
  • Vote Sedih Vote
    Sedih 7%
  • Vote Terhibur Vote
    Terhibur 7%
  • Vote Marah Vote
    Marah 47%
  • Vote Kaget Vote
    Kaget 7%
  • Vote Terinspirasi Vote
    Terinspirasi 20%
ARTIKEL TERKINI