Anak Jeremy Thomas Babak Belur, Begini Penjelasan Polisi

Semua tudingan polisi dibantah Jeremy

Anak Jeremy Thomas Babak Belur, Begini Penjelasan PolisiAria Pradana/Kumparan

Putra aktor Jeremy Thomas, Axel Matthew, diduga ditangkap, disekap dan dianiaya petugas kepolisian di kamar nomor 2113, Hotel Crystal Terogong, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/7). Axel berada di lokasi selama empat jam sebelum akhirnya dilepaskan ketika Unit Jatanras Polda Metro Jaya datang bersama kedua orangtuanya.

Kepolisian menyebut Axel memesan narkoba.

antarafoto-rilis-kasus-pembunuhan-italia-polda-metro-jaya-jakarta-110717-rn-1-1500287558-62007-2d3c0fabc747e3f71b8e0217834705f5.jpgReno Esnir/ANTARA FOTO

Menurut keterangan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, putra pertama Jeremy Thomas ditangkap karena ada bukti transfer bahwa ia memesan pil narkoba jenis Happy Five. "Bukti transfer sudah kami dapatkan," kata Argo.

Axel dilaporkan telah membayar sejumlah Rp 1,5 juta pada 14 Juli 2014. Argo juga mengatakan penangkapan tersebut diawali dengan komunikasi antara petugas keamanan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dengan kepolisian Malaysia.

Kepolisian kemudian menangkap Axel di Hotel Crystal Terogong yang sempat diwarnai kejar-kejaran karena Axel dilaporkan memberontak. Argo mengindikasikan bahwa dalam proses pengejaran itu terjadi pemukulan yang mengakibatkan luka-luka di wajah Axel.

Baca Juga: [INFOGRAFIS] Dibuat Oleh Ilmuwan, Ini Ranking Narkoba yang Berbahaya

Jeremy Thomas mempertanyakan penangkapan yang tak wajar.

jdtfwesvfli2skitahxm-b43e8a8d1e1838844fb78786257a4b5a.jpgAria Pradana/Kumparan

Karena mendapati sang anak yang disekap selama empat jam dan babak belur, Jeremy Thomas pun tak terima. Terlebih lagi, tak ada bukti transfer seperti yang dimaksud oleh Argo. Jeremy Thomas berkata kalaupun ada transaksi online, itu adalah transaksi untuk membeli barang lain.

"Yang saya tahu itu gak ada. Kalau pun lakukan transaksi online, itu sangat wajar, karena Axel suka beli baju online, sepatu online. Dia suka titip sama temennya," ucapnya ketika mendatangi Propam Mabes Polri pada Senin (17/7).

Jeremy Thomas justru berkata bahwa Axel memang tengah memesan sebuah kaos bermerek "Supreme" dan berniat mengambilnya di hotel tersebut. Ia mengaku hingga saat ini beberapa barang Axel juga belum dikembalikan. "Barang-barang belum kembali sampai sekarang, kayak sepatu, ikat pinggang, dompet, baju belum kembali," kata Jeremy.

Ia melaporkan tindakan polisi terhadap Axel.

2384179918-d55b7fd49e7bbc80f9209c733843e1c1.jpgAmbaranie Nadia/Kompas

"Anak saya itu diborgol, dan borgolnya itu bukan borgol polisi, tapi punya sekuriti dari hotel. Anak saya ditodong pistol dipaksa mengaku (memakai narkoba)," ucap Jeremy. Axel sendiri disebut berusaha melarikan diri karena mengira bahwa dirinya tengah dirampok preman karena ia juga mencium bau alkohol.

Jeremy berkata karena banyak kejanggalan terjadi, maka ia melaporkan pelaku penangkapan dan penganiayaan terhadap anaknya. Axel sendiri saat ini dikabarkan masih berada bersama keluarganya. Ibu Axel, Ina Thomas, mengatakan ia mengalami pembengkakan kepala sehingga harus dirawat.

Baca Juga: Selundupkan 20 Kg Sabu Saja Dihukum Mati, Apalagi 1 Ton!

Read More
Line IDN Times
ARTIKEL REKOMENDASI