Coca-Cola Ajak Puluhan Pelajar Jakarta Mengelola Sampah 

Ada nilai ekonomis loh

Coca-Cola Ajak Puluhan Pelajar Jakarta Mengelola Sampah IDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Laporan IDN Times, Fitang Budhi Adhitia

Bekasi, IDN Times - Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Ancora Foundation dan Waste 4 Change memberikan pembelajar kepada 45 pelajar dari sekolah menengah atas (SMA) di Jakarta tentang mengelola sampah dengan bijak. 

Kegiatan tersebut didasari persoalan sampah yang semakin pelik khususnya di wilayah DKI Jakarta, dengan 7 ribu ton sampah bermunculan setiap harinya. 

Mengusung tema #PlasticReborn, CCFI ingin mengajak para Millenials untuk dapat memahami perilaku kelola sampah sebagai gaya hidup generasi muda.

"Salah satu inti permasalahan sampah berpulang pada perilaku masing-masing. Dan kami sadar untuk mengubahnya dibutuhkan pendekatan. Kita lihat banyak bermunculan komunitas muda yang semakin peduli akan permasalahan sampah. Artinya pemahaman terhadap isu ini (sampah) semakin besar," kata Titie Sadarini, Chief Executive CCFI di Arena Sport Club Vida Bekasi, Jalan Narogong, Bekasi, Selasa (14/11).

Baca juga: Resep Ayam Coca Cola Kekinian Ini Wajib Kamu Cobain!

img-4367-8890202e94082f5f58689e9de77f5e4a.JPGIDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Titie pun menyadari hal ini adalah bentuk dari tanggungjawab Coca-cola dalam mengurangi sampah produk mereka yang beredar di lingkungan masyarakat. 

img-4328-3f9c16fc8f9477b8421e5ce0197c196a.JPGIDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Sekaligus mengajak masyarakat untuk memahami bahwa sampah bisa berguna dan memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

“Coca-Cola melihat, kita menghasilkan sampah (bungkus). Kita harus tanggungjawab. Oleh karenanya, kita lakukan inovasi ramah lingkungan. Bagaimana caranya mengajak masyarakat untuk ikut mengerti sampah itu bernilai ekonomi tinggi apabila dikelola dengan baik,"terangnya.

Baca juga: Saat Spiderman hingga Tukang Sampah Jadi Pahlawan Warga


 

Read More
Line IDN Times
ARTIKEL REKOMENDASI