Surabaya, IDN Times – Pilkada Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada 27 Juni 2018 sudah di depan mata. Masing-masing pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur pun berlomba-lomba untuk menciptakan media kampanye untuk menarik simpati masyarakat.

Salah satunya yang dilakukan oleh tim dari pasangan calon no urut 2, Saifullah Yusuf -Puti Guntur Soekarno. Mereka membuat video kreatif dengan konsep parodi.

1. Parodi Dilan 1990 : Dilan-Milea ala millennial

Loading video...

Video pertama adalah parodi Dilan dan Milea dalam film "Dilan 1990". Pada film berdurasi 81 detik ini, seorang pemuda yang memerankan Dilan lengkap dengan jaket denim dan motornya. Adapun pasangan Dilan bujan Milea melainkan sosok gadis berjaket merah dengan rambut lurus yang bernama Milena.

Di video ini, Dilan malah bertanya lebih bagus mana antara Khofifah dan Gus Ipul. Milena (tokoh milea dalam video parodi) menjawab bijak dengan mengatakan bahwa keduanya sebagai putra-putri terbaik Jawa Timur, keduanya sama-sama bagus. Tapi tentu saja ada kata-kata kampanye yang tersemat dalam video yaitu, “Ya tergantung, sebenarnya Pilkada ini milih menteri atau gubenur?"

2. Parodi Dilan 1990 Edisi Santri : Ketika Dilan-Milenah bicara amanah

Loading video...

Ide yang cukup unik tertuang dalam video parodi Dilan edisi santri. Kali ini, tokoh Milea berubah nama menjadi Milenah. Mungkin agar terdengar mirip nama Sholehah, Khadijah, atau Aisyah, ya?

Kali ini Milena tampil tetap dengan jaket merahnya. Namun, ia tak lupa memakai kerudung. Begitu pula dengan Dilan yang tetap mengenakan jaket denimnya tapi juga menggunakan kopyah sebagai penanda diri seorang santri.

Kata-kata penarik dukungan terlontar dari Milenah yang menggambarkan Gus Ipul dengan kata-kata, “Maksudmu seperti Gus Ipul? Yang menjalankan amanah sepenuh hati sebagai wakil gubernur Jawa Timur selama 10 tahun dan tidak tertarik dengan jabatan lain?”

3. Parodi Dilan 1990 Edisi Pendekar : Dilan ala Wiro Sableng berkuda

Loading video...

Berbeda dengan 2 video sebelumnya, kali ini Dilan dan Milea tampil dengan image yang benar-benar beda. Dilan digambarkan sebagai seorang Wiro Sableng yang datang mengenakan pakaian putih lengkap dengan ikat kepalanya.

Bukannya datang mengendarai motornya, sosok mirip Wiro Sableng tersebut menunggangi kuda khas pendekar. Karakter Milea yang dibalut dengan nama Milenasari pun tampil dengan pakaian khas gadis desa.

Hal unik lain yang terdapat di video ini adalah gaya kampanye yang digunakan oleh Dilan-Milea versi pendekar. Mereka dengan jelas-jelas menyebutkan tugas gubernur yang berat dan menganggap hanya Gus Ipul yang mampu menjalankannya. Menggunakan tagline khas Dilan, Dilan edisi pendekar menyerukan bahwa “Tugas gubernur itu kompleks, biar Gus Ipul saja.”