#MillennialsMemilih

Disebut Bentuk Dinasti Politik, Agus: Jangan Asal Bicara Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Disebut Bentuk Dinasti Politik, Agus: Jangan Asal Bicara

Timses Anies-Sandiaga bilang Agus gak ada pengalaman

Sosok Agus Harimurti Yudhoyono memang menjadi kejutan tersendiri dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta tahun ini. Pasalnya, kehadiran Agus sebagai salah satu calon tidak diduga sebelumnya. Banyak pihak beranggapan bahwa munculnya Agus sebagai calon Gubernur tak lepas dari nama besar sang ayah, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Bahkan, diberitakan Tempo.coanggota tim pemenangan calon Gubernur nomor 3 Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Anggawira menyebut keberadaan Agus adalah sebuah tindak nepotisme. Terlebih, Agus sama sekali tidak memiliki track record atau pengalaman dalam pemerintahan.Dia juga mengatakan ada upaya pembangunan dinasti politik yang sedang dilakukan oleh Agus.  

Warga DKI Jakarta harus memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak.

antarafoto-hasil-survei-sementara-lsi-090117-fah-1-ce7aeaf5db61f3d143a07a47ede14c98.jpgFakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Bagi Anggawira, pemimpin Jakarta harus dipilih yang siap, bukan didorong keluarga untuk maju. Anggawira pun menyebut kalau warga harusnya memilih berdasarkan rekam jejak, kualitas dan kapasitas. Sebaliknya, jika pencalonan hanya dilakukan atas dorongan dari keluarga, dikhawatirkan akan terbentuk sebuah dinasti politik. Jika sudah begitu, potensi tindak korupsi akan semakin besar. Sebab, penguasa nantinya akan lebih condong menempatkan kenalan atau kerabatnya di posisi pemerintahan.

Baca Juga: Saksi Sidang Ahok Disebut Sebagai Timses Agus-Sylvi, Ini Bantahan Mereka

Hanya ungkapan orang iri.

antarafoto-kampanye-agus-yudhoyono-080117-ak-2-389b64b9d75d45e650901a76d67c8aa8.jpgAkbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Menanggapi hal tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono sendiri menanggapi tuduhan tersebut sebagai hal lucu. Bahkan, Agus menyebut bahwa Anggawira hanya iri pada dirinya. Diberitakan Kompas.com, Agus menyebut istilah dinastik politik yang dilontarkan kubu Anies-Sandiaga tidak jelas. Agus beralasan dirinya tidak diberikan tongkat komando untuk memimpin Jakarta.

Agus ingin melewati kompetisi yang sah dari pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017. Kapasitas dan karakter yang dimiliki akan diandalkan untuk menarik pemilih dari ibu kota. Agus pun mengaku telah berjuang, memperjuangkan rakyat Jakarta.

Tidak terganggu.

antarafoto-gala-diner-ahy-080117-ak-2-9c0ca7d69357d3b7e6ef8a31a4d88815.jpgAkbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Agus juga menekankan bahwa dirinya selalu memperkenalkan diri dan karakter kepada warga secara apa adanya. Agus juga yakin dapat memikat warga Jakarta dengan kepribadian tanpa harus dikaitkan dengan orang lain.

Agus mengaku tidak terganggu dengan sebutan tersebut. Bahkan, dia menyebut kalau Anggawira harus mencari tema lain untuk menyerangnya. Agus juga meminta agar Anggawira sebaiknya tidak bicara hal yang tidak dimengertinya.

Baca Juga: Jokowi ke Cagub DKI: "Diabsen Dulu"


Bagaimana perasaanmu setelah membaca artikel ini?

  • Vote Vote
    Senang 0%
  • Vote Vote
    Sedih 0%
  • Vote Vote
    Terhibur 0%
  • Vote Vote
    Marah 0%
  • Vote Vote
    Kaget 0%
  • Vote Vote
    Terinspirasi 100%

ARTIKEL TERKAIT

About IDNtimes